Kesalahan Umum dalam Grammar

Kesalahan grammar bahasa Inggris menjadi hal yang sudah biasa. Hal ini sering terjadi, bahkan bagi native speaker. Pasalnya, tata bahasa Inggris memang terbilang sulit.

 

Grammar merupakan aturan dalam penyusunan kalimat. Mempelajari bahasa Inggris tidak bisa terlpas dari grammar. Karena grammar menjadi rumus, sehingga wajib memahami dan mempelajari cara mengaplikasikannya.

 

Inilah Beberapa Kesalahan Grammar Bahasa Inggris

Bagi Anda yang masih dalam tahap belajar, tentu banyak kesalahan umum dalam grammar. Penggunaan grammar bahasa Inggris memang membutuhkan ketelitian dan pengetahuan.

 

Pada dasarnya, berbagai kesalahan berhubungan dengan ketidakmampuan seseorang ketika mengolah dan mengatur sebuah kalimat. Untuk menghindarinya, maka perlu pengetahuan seputar grammar. Kesalahan grammar bahasa Inggris yang sudah umum terjadi diantaranya adalah:

 

  • Penggunaan Kata dalam Kalimat Terlalu Banyak

Salah satu kesalahan ini sebenarnya tidak hanya terjadi ketika menggunakan bahasa Inggris saja. Namun, penggunaan grammar yang salah pada bahasa  Inggris kerap terjadi juga.

 

Apabila jumlah kata terlalu banyak, membuat intinya tidak akan tersampaikan dengan baik. Jadi, sebaiknya jangan berbelit-bellit. Sehingga dalam satu kalimat tidak mengandung banyak kata.

 

Misalnya saja kami beri contoh kalimat berikut, “I need to ask you an important question”. Jumlah kata dalam kalimat tersebut sudah ideal. 

 

Untuk itu, jangan menambahnya menjadi lebih panjang lagi. Supaya inti dari kalimat tidak menjadi kabur. 

 

  • Mengakhiri Kalimat Memakai Preposisi

Preposisi merupakan sebuah kata hubung, namun tidak seharusnya berada di akhir kalimat. Kebanyakan kesalahan grammar bahasa Inggris ini sering terjadi. 

 

Untuk percakapan kasual, kesalahan seperti ini sudah lazim terjadi. Akan tetapi jika sudah mengetahui aturannya, kemungkinan tidak akan menggunakannya saat percakapan formal. 

 

Sebagai contoh, pemakaian kata for seharusnya tidak diaplikasikan pada “What did she come here for?”. Namun, lebih tepatnya jika “For what did she come here. 

 

  • Kesalahan Pemakaian Apostrope 

Yang dimaksud dengan apostrope adalah tanda petik atas. Misalnya saja It’s yang merupakan singkatan dari “it is”. Sementarai its akan mengindikasikan pada kepemilikan.

 

Dalam hal ini, banyak sekali orang yang terjebak. Untuk itu Anda harus benar-benar memahaminya. Contohnya untuk “it’s very hot”, artinya itu sangat panas. Sedangkan “it is very hot” akan mendeskripsikan kepunyaan.

 

Kemudian untuk kata yang mendeskripsikan kepemilikan memakai its. Seperti “The dog’s collar is very nice”. Seharusnya “Its collar is very nice”, artinya ikat leher anjing sangat bagus. Pahami contoh tersebut untuk menggunakan grammar dengan tepat dan benar. 

 

  • I vs Me

Kesalahan grammar bahasa Inggris selanjutnya adalah dalam hal komunikasi atau percakapan. Untuk “I”  merupakan subyek yang berada di awal kalimat pada umumnya. Sementara “Me” sebagai objek pada sebuah akhir kalimat.

Banyak orang yang melakukan kesalahan ketika menggunakannya. Tidak luput termasuk diantaranya native speakers. Untuk itu, terdapat beberapa acuan supaya tidak akan terjadi kesalahan saat memakai kata ini. 

 

Contohnya kesalahan pada grammar kalimat “dia dan aku akan pergi ke kebun”. “He and I went to the garden”. Jadi bukan “He and me went to the garden”, basic grammar ini sebaiknya Anda kuasai. 

 

Contoh di atas merupakan kesalahan grammar bahasa Inggris yang fatal dan sering terjadi. Untuk perbaikan dalam kemampuan percakapan, maka writing skill juga perlu pelatihan  intensif. Masih banyak kesalahan lain yang perlu Anda ketahui untuk dapat berbahasa Inggris dengan baik dan benar.